HOME
ABOUT
INFORMASI PPDB
PROFILE
EMAIL
ALUMNI
GALLERY
MENU PEMBELAJARAN
CARRIER
EVENT
ARTICLE
DOWNLOAD

Informasi PPDB


DAFTAR UNIT :



IP Address : 54.80.132.10
Pengunjung : 100.885






Komentar Terbaru :




Newsflash :
PROFICIAT KPD WILLIAM SETIAJI (SISWA SMP ST.CAROLUS SURABAYA) YG BERHASIL MEMPERTAHANKAN GELAR JUARA 1 OLIMPIADE FISIKA TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI MALANG             |             PROFICIAT KPD KEVIN NARENDRA DHIRESWARA (SISWA SMP STELLA DUCE 2) YG MEMPEROLEH JUARA 1 FLSSN CABANG GITAR SOLO TINGKAT NASIONAL             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMP : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PUTRA-PUTRI PESERTA DIDIK JENJANG SMA : SELAMAT MENEMPUH UNBK 2017, SEMOGA SUKSES             |             PROFICIAT KEPADA VENERINI RANUM CLASSY DEWI (SMA STELLA DUCE 2) & LIDWINA AYKE WINAHYU (SMA STELLA DUCE 1) YG MENDAPAT KESEMPATAN MENEMPUH PENDIDIKAN SELAMA 1 TAHUN DI HYOGO KEN HARIMA, JEPANG             |             PROFICIAT UTK KORPS PUTRI TARAKANITA YG MENJADI JUARA FAVORIT DAN JUARA III FRONT ENSEMBLE DLM GRAND PRIX MARCHING BAND (GPMB) 2016             |             SMA TARAKANITA GADING SERPONG TGR MERAIH JUARA 1 OLIMPIADE SOSIOLOGI TINGKAT NASIONAL YG DISELENGGARAKAN OLEH UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA             |             PROFICIAT UTK REYNARD ARDIAN SIMANJUNTAK (SMP STELLA DUCE 1,YK) YG MERAIH JUARA 1 TINGKAT NASIONAL DLM LOMBA INDONESIA ROBOTIK OLIMPIADE DI SURABAYA             |             PROFICIAT UTK SMP ST.CAROLUS SBY ATAS PRESTASI WILLIAM SETIADJI YG MERAIH 'JUARA II' & RAYMOND VALENTINO YG MERAIH 'JUARA I DAN BEST EXPERIMENT' DLM INDONESIA SCIENCE AND MATHEMATICS OLYMPIAD CHALLENGE 2016 TINGKAT NASIONAL             |             PROFICIAT UTK SMP TAR 1 JKT YG MERAIH 'JUARA I GITAR SOLO' DLM FLS2N TINGKAT PROVINSI DKI

SEJARAH TK SANTO YOSEF LAHAT


        Kota Lahat terletak di persimpangan jalan  menuju ke Palembang, Tanjung Karang dan Lubuk Linggau. Kota  Lahat penting karena sejak dulu menjadi pos militer maupun polisi di Sumatera Selatan. Kota ini juga merupakan tempat perbaikan semua gerbong kereta api di Sumatera Selatan. Letak kota di dataran rendah, kurang lebih 225 km dari kota Palembang.
      Para Imam Hati Kudus telah berkali – kali mencoba mencari Suster untuk stasi Missie mereka di Lahat Sumatera Selatan. Pada waktu Pimpinan Missie mengadakan perjalanan visitasi ke rumah-rumah biara bagian Timur, juga visitasi ke Bengkulu, beliau menanggapi permohonan Pastur untuk melihat lingkungan sekitar. Mdr.Gaudentia berangkat ke Lahat, dan hatinya menjadi berkobar ketika menyaksikan hamparan ladang karya. Bagaimanapun tertinggalnya keadaan di situ, harus ada tempat untuk ” Onder de Bogen.”
     Tidak lama kemudian, Para Imam Hati Kudus, akan mendapatkan bantuan serta dukungan dari mereka yang berani dan berjiwa bakti untuk tanah Missie. Suster suster Cintakasih dari Maastricht akan berangkat ke Lahat. Para suster yang mendaftarkan diri dengan sukarela, diperiksa kesehatannya apakah cukup sehat untuk bekerja di daerah tropis.
        Pada tanggal 21 Mei, pada hari raya ” Kenaikan Tuhan ke Surga”, mereka berangkat melalui Brussel, Paris dan Marsille. Pada tanggal 11 Juni, setelah menempuh perjalanan yang aman dan lancar, mereka berlabuh di Batavia. Mereka tinggal di situ kurang lebih tiga minggu lamanya, lalu melanjuttkan perjalanan ke stasi Missie yang baru dengan membawa aneka macam kebutuhan.
       Di setasiun Lahat Moeder dan para Suster disambut hangat oleh Bapak Uskup, para Imam, para Pejabat dan serombongan anak –anak kecil, yang akan menjadi murid-murid para suster. Awal Juli sekolah akan dimulai dengan murid-murid yang terdiri dari anak-anak Tionghoa, penduduk setempat dan beberapa anak-anak Belanda. Mereka belum mempunyai gedung Sekolah, namun menggunakan tempat kosong sebagai ruang kelas. Pada tanggal 17 Agustus 1936, dimulailah pula Taman Kanak-kanak, dengan muridnya yang kecil-kecil dan berkulit coklat.
     Sekolah ini berjalan dengan baik sampai pecah perang pasifik. Dalam masa pendudukan Jepang, sekolah ini ditutup karena Suster-suster harus masuk kamp tahanan. Pada tahun 1943, pimpinan umum Tarekat, Muder Emmanuel, datang ke Indonesia dan beliau meninjau Sumatera bersama Muder Laurentia untuk merencanakan  pembukaan kembali sekolah milik Tarekat di Sumatera Selatan. Dalam satu tahun kompleks Santo Yosef telah selesai dibangun kembali. Karya pendidikan yang semula berbentuk HGS, dibuka kembali  bahkan  menjadi SD dan SMP, sedangkan Taman Kanak-kanak masih bergabung dengan SD Santo Yosef dengan Kepala Sekolah yang sama. Pada bulan Juli 1990, Tk Santo Yosef mulai mandiri sampai saat ini.